Sunday, 7 October 2012

betapa cinta Allah itu suatu yang indah


KISAH PENGANTIN MENINGGAL DI ATAS SEJADAH

Bismillahirr Rahmanirr Rahim ...

Kisah nyata yang diceritakan oleh Syaikh Abdul Muhsin Al Ahmad ini terjadi di Abha, ibu kota Provinsi Asir Arab Saudi.

...
“Setelah melaksanakan shalat Maghrib dia berhias, menggunakan gaun pengantin putih yang indah, mempersiapkan diri untuk pesta pernikahannya. Lalu dia mendengar azan Isya, dan dia sadar kalau wudhunya telah batal.

Dia berkata pada ibunya : “Bu, saya nak berwudhu dan shalat Isya.”

Ibunya terkejut : “Apa kamu sudah gila? pengantin lelaki telah menunggumu untuk melihatmu, bagaimana dengan make-up mu? Semuanya akan terbasuh oleh air.”

Lalu ibunya menambahkan : “Aku ibumu, dan ibu katakan jangan shalat sekarang! Demi Allah, jika kamu berwudhu sekarang, ibu akan marah kepadamu”

Anaknya menjawab : “Demi Allah, saya tidak akan pergi dari ruangan ini, hingga saya shalat. Ibu, ibu harus tahu “bahwa tidak ada kepatuhan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Pencipta”!!

Ibunya berkata : “ Apa yang akan dikatakan tamu-tamu kita tentang mu, ketika kamu tampil dalam pesta pernikahanmu tanpa make-up?? Kamu tidak akan terlihat cantik dimata mereka! dan mereka akan mengolok-olok dirimu !

Anak nya berkata dengan tersenyum : “Apakah ibu takut karena saya tidak akan terlihat cantik di mata makhluk? Bagaimana dengan Penciptaku? Yang saya takuti adalah jika dengan sebab kehilangan shalat, saya tidak akan tampak cantik dimata-Nya”.

Lalu dia berwudhu, dan seluruh make-up nya terbasuh. Tapi dia tidak merasa bermasalah dengan itu.

Lalu dia memulai shalatnya. Dan pada saat itu dia bersujud, dia tidak menyadari itu, bahwa itu akan menjadi sujud terakhirnya.

Pengantin wanita itu wafat dengan cara yang indah, bersujud di hadapan Pencipta-Nya.

Ya, ia wafat dalam keadaan bersujud. Betapa akhir yang luar biasa bagi seorang muslimah yang teguh untuk mematuhi Tuhannya!

--- SubhanAllah...---




RENUNGAN/ PENDAPAT

-Sesunggunya dalam apa situasi pun, cinta pada yang Esa didahulukan. Cinta ALLAH abadan abada. dengan cinta pada Allah kita akan sedaya upaya melakukan perintahNya dan meninggal segala laranganNya dengan ketepikan segala alasan.

- Sesungguhnya sebagai seorang muslim yang mengucap dua kalimah syahadah pasti menginginkan dan mengimpikan Husnul Khatimah. yang mati dalam keadaan yang baik dan terpuji. semuga diakhir nafas kita masih boleh menyebut ayat yang baik. cth: dua kalimah syahadah.

- Sesungguhnya mentaati perintah dan suruhan kedua ibu bapa itu adalah wajib. tetapi terdapat beberapa perkara yang mengwajibkan kita meninggalkan suruhan kedua ibu bapa. salah satu daripadanya adalah apabila kedua ibu bapa itu telah menjauhkan atau membuat kan kita lupa , alpa , jauh tinggalkan ALLAH SWT.






No comments:

Post a Comment